Sunday, 14 April 2013

PERJALANAN HIDUP BAGAI MELALUI LORONG LABIRIN

     Diawal kita lahir di dunia fikiran kita masih nol (0), masih belum bisa bertindak dengan baik. karena itu kita belajar dari setiap tindakan orang tua. mulai menginjak umur anak2 kita mengerti sedikit2 yang umumnya dan harus dilakukan di setiap tindakan.
     Begitu juga disaat kita mulai mengerti, berekeinginan untuk berpendidikan di tingakat dasar orang tualah yang bertanggung jawab untuk menyekolahkan di tingkat dasar, di lingkungan pendidikan dasar kita menjadi lebih mengerti dasar dari sebuah perjalanan , pengetahuan yang nantinya jadi bekal tujuan hidup di masa yang akan datang di sinilah aku berada di sekolah dasar (SD).
     Setelah aku lepas dari lingkungan pendidikan dasar tersebut, aku di hadapkan dengan kejamnya masalah rumah tangga, antara lain masalah ekonomi keluarga , aku hidup di lingkungan keluarga kurang mampu, yang sempat membuat diriku putus asa. dan tidak ada jalan lain kecuali berhenti di tamat SD karena keadaan. Namun Tuhan punya rahasia lain, Tuhan memperlihatkan ke Agunganya dengan jalan seorang guru kiriman dari tuhan mungkin... :D . memberikan informasi bantuan melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi. Dengan keadaan itu aku sadar bahwa di usia itu aku masih belum bisa berfikir yang baik yang harus aku perbuat. mungkin karena itu Tuhan menurunkan sebuah keajaiban, di masa itu aku menjalani kehidupan yang penuh liku suka duka di masa pendidikan tingkat pertama yang sampai akhirnya aku lulus dan berijazah SMP.
     Dengan bangganya aku bisa melaluinya dan ijazah di genggaman, lagi lagi berhadapan dengan kejamnya masalah rumah tangga yang salah satunya masalah ekonomi. Dalam hal itu aku pasrah, dan sempat putus asa, dalam fikiranku , mungkin di usia itu aku harus bekerja karena ekonomi, dan tidak manja manja di lingkungan sekolah, menghamburkan uang yang tidak pasti jalurnya...., Tapi Tuhanpun menurunkan keajaibanya, karena ada rahasia Dia melihat  apa yang dihadapi umatnya, di usia itu aku masih belum cukup berfikir dewasa apa yang harus dilakukan demi masa depan yang lebih baik. Datanglah seorang guru memberikan informasi progam beasiswa pendidikan di sekolah lanjutan tingkat atas akihnya aku menerima itu, menjalani pendidikan itu dengan baik dengan berbagai suka duka liku perjalanan kehidupan. akhirnya aku menuntaskan pendidikan itu sampai akhir. Ijazah pun sudah aku genggam di tangan. Alhamdulillah... 
     Nah di usia itu aku sudah cukup dewasa dalam hal berfikir, sadar apa yang telah aku alami "Bahwa di setiap kita jatuh dari keterpurukan sebuah perjalanan, namun kita punya impian niat tekat sudah di titik lemah yang sudah hampir putus asa, Tuhan pasti akan menurunkan keajaibanya".
aku tau apa yang harus aku perbuat sudah banyak bekal yang aku miliki, aku harus maju,berkembang, menjalani langkah demi langkah melewati lorong lorong Labirin. akhirnya aku memilih untuk bekerja terlebih dahulu, mengumpulkan uang, membantu sedikit dari beban keluarga. tanpa harus menunggu keajabian datang, harus bertindak apa yang harus aku lakukan. Dan akupun punya impian cita cita untuk melanjutkan lagi ke pendidikan yang lebih tinggi, sekarang aku masuk daftar ke perguruan tinggi dengan biaya sendiri. dengan semua yang telah aku laluai, bahwa kita ibarat berada di dalam denah labirin yang harus terus berfikir maju menemukan jalan menuju finish (tujuan hidup), meski banyak di hadapkan dengan lorong buntu, itu sebuah lorong di mana kita mendapatkan pengalaman manis pahitnya jalan hidup yang nantinya buat bahan cerita dan pengajaran untuk anak cucu. yang terkadang kita dihadapkan dengan bonus bonus di setiap lorong itu bukan lah tujuan hidup, melainkan penyemangat
perjalanan untuk pencapaian tujuan hidup.
......*Bersambung menunggu jalan hidup yang akan datang. :)